Sekolah Menegah Kejuruan SMK Negeri Wongsorejo Bidang Keahlian APHP Banyuwangi

Kegiatan Praktek APHP

 

Sekolah Menengah Kejuruan SMK Negeri Wongsorejo Bidang Keahlian (APHP) Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian adalah program pendidikan yang dirancang untuk mengajarkan siswa atau peserta tentang berbagai aspek yang terlibat dalam mengelola bisnis pengolahan hasil pertanian. Tujuan utama dari program ini adalah untuk melatih individu agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana mengoptimalkan nilai tambah dari hasil pertanian melalui proses pengolahan yang tepat.

 

Berikut adalah beberapa komponen yang umumnya tercakup dalam program keahlian agribisnis pengolahan hasil pertanian:

  1. Dasar Pertanian: Peserta akan mempelajari dasar-dasar pertanian seperti pengelolaan tanaman, perawatan hewan, teknik budidaya, dan praktik-praktik berkelanjutan dalam pertanian.

  2. Pengolahan Hasil Pertanian: Ini adalah fokus utama program ini. Peserta akan mempelajari berbagai teknik pengolahan hasil pertanian seperti pembersihan, pemotongan, pengeringan, fermentasi, penggilingan, dan konversi produk pertanian menjadi produk jadi.

  3. Keamanan Pangan dan Kualitas: Peserta akan memahami prinsip-prinsip keamanan pangan, kebersihan, dan standar kualitas dalam pengolahan produk pertanian. Ini meliputi penanganan yang benar, pengemasan, dan pemantauan kualitas produk.

  4. Teknologi dan Inovasi: Peserta akan diajarkan tentang perkembangan teknologi dalam pengolahan hasil pertanian, termasuk penggunaan peralatan modern, teknik automasi, dan potensi inovasi dalam menciptakan produk baru.

  5. Manajemen Produksi: Mengelola aliran produksi, perencanaan inventaris, dan manajemen produksi yang efisien adalah komponen penting dalam agribisnis pengolahan hasil pertanian.

  6. Pemasaran dan Distribusi: Peserta akan belajar tentang strategi pemasaran, branding, dan distribusi produk hasil pengolahan pertanian. Ini termasuk memahami perilaku konsumen, pilihan saluran distribusi, dan promosi produk.

  7. Aspek Keuangan dan Administrasi: Memahami prinsip dasar keuangan bisnis, perencanaan anggaran, dan administrasi umum yang diperlukan dalam menjalankan operasi agribisnis.

  8. Keberlanjutan dan Etika: Program ini juga dapat membahas praktik berkelanjutan dalam agribisnis, termasuk pertimbangan lingkungan, etika bisnis, dan tanggung jawab sosial.

  9. Studi Kasus dan Praktikum: Menghadirkan studi kasus nyata dan praktikum di lapangan atau fasilitas pengolahan nyata dapat memberikan pengalaman praktis kepada peserta.

  10. Kerja Tim dan Keterampilan Komunikasi: Keterampilan interpersonal, kemampuan bekerja dalam tim, dan keterampilan komunikasi juga penting dalam mengelola bisnis agribisnis pengolahan hasil pertanian.   

                                 Video 1. Pembuatan AMORA BARZING

 

Bidang keahlian agribisnis pengolahan hasil pertanian (APHP) dapat ditawarkan dalam berbagai tingkat pendidikan, mulai dari pelatihan singkat hingga program diploma atau sarjana. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan individu untuk bekerja dalam industri pengolahan hasil pertanian, mengelola bisnis mereka sendiri, atau bahkan menjadi ahli konsultan dalam bidang agribisnis.

 

Visi Program Keahlian Agribisnis Pengoahan Hasil Pertanian

        Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian dapat berperan nyata dalam Pembangunan Nasional terutama untuk pengembangan agroindustri dan agroteknologi yang handal dan kompetitif dalam era globalisasi yang berwawasan lingkungan. Menjadi pusat pendidikan, dan informasi ilmiah mengenai bidang ilmu Teknologi Pengolahan 

Misi Progran Keahlian Agribisnis Pengoahan Hasil Pertanian

a. Memberikan layanan prima terhadap siswa dan  warga sekolah dengan  menerapkan Menajemen Laboratorium (Ruang Praktik)

b. Mengembangkan kurikulum pada pelajaran produktif dengan mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI ) Sektor Pariwisata Sub Sektor Agribisnis Pengoahan Hasil Pertanian

c. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan pendekatan Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competency Based Training/CBT) dan Pelatihan Berbasis Produksi (Production Based Training /PBT)

d. Melaksanakan Pendidikan Sistim Ganda (PSG)/Praktik Kerja Industri 

e. Meningkatkan kerja sama dengan DU/DI 

f. Meningkatkan kompetensi profesional Pendidik dan Tenaga Kependidikan  (Guru Produktif dan Laboran/Tool Man)

KETUA KOMPETENSI KEAHLIAN